Kamis, 11 Agustus 2011

Galau


Dear Zahra,
                Mau Nulis apa yach? Bahkan gak tau bagaimana aq harus memulai… beberapa hari ini mood berantakkan. Gak karu-karuan… entah itu masalah gawean yang bikin mood ku berantakkan ataupun tentang *dia yang namanya tak boleh di sebut. The one that I love, but neither I hurt the most…
                Senangnya meluruskan kesalah pahaman yang terjadi antara kita berdua, namun betapa sedihnya ketika sekali lagi harus saling merelakan dan mengikhlaskan… Sesuatu yang tidak ingin aq lepaskan tapi mau tidak mau harus direlakan… so hurt…
                Mood bener-bener berantakkan deh sayang, pengen pulang kampung lebih cepat… pengen pulang kampung as soon as possible… tapi apa daya, nampaknya semua bakal jadi berantakkan. .. sesuatu yang tadinya menyenangkan juga perlahan-lahan membuat lelah… cape dan bener-bener butuh Istirahat… dan break…
                Mungkin karena mood yang labil dan ababil.. emosi yang naik turun penyebab segalanya… becandaan yang tadinya biasa saja, jadi benar-benar bikin emosi jiwa dan raga. Semua jadi kelihatan TIDAK MENYENANGKAN…. MENGGANGGU DAN JADI MENYEBALKAN.
                Dan sekali lagi, berkali-kali tiap kali mood ku seperti ini, pikiran ku melayang ke *dia yang namanya tidak boleh disebut…. Pelukkan nya yang selalu bisa menenangkan gundah dalam seketika… genggaman tangannya yang selalu bisa meredam semua amarah… entahlah dulu tidak pernah menghargai hal-hal yang sederhana seperti itu… sekarang baru disadari.. arti hadirnya begitu besar yah zahra. I can be my self just becos of him… I can Mad when I’m so angry, I can cry when I am so sad… Don’t need to disguise, don’t need to wearing poker face, fake smile…. And really need him so bad…
Satu-satunya orang yang aq panggil “home” ketika ingin kembali….
                Benar-benar butuh dia… setidaknya sifatnya yang tenang… selalu bisa meredakan semua amarahku…. Dia yang selalu menelan semua emosiku yang sangat tidak bagus membuat aq tidak pernah kehilangan control emosiku di depan orang-orang…. I miss to be my self.. but I need him to get there….

Teruntuk dia yang namanya tak boleh di sebut…

sampe kapanpun you are still the one

Bila telapak tanganmu berkeringat,hati dag dig dug suara bagai tersangkut ditenggorokkan
ITU BUKAN CINTA TAPI SUKA
Bila tangan tak dapat berhenti memegang dan menyentuhnya.
ITU BUKAN CINTA TAPI NAFSU
Bila menginginkannya karna tau ia akan selalu berada disampingmu
ITU BUKAN CINTA TAPI KESEPIAN
Bila menerima pernyataan cinta karna tak mau menyakitinya
ITU BUKAN CINTA TAPI KASIHAN.
Arti mencintai adalah ketika kamu menerima KESALAHAN DIA, ketika kamu RELA memberikan HATIMU,HIDUPMU Bahkan KEMATIANmu UNTUKnya. HATIMU Tercabik saat dia SEDIH, berbunga jika dia BAHAGIA. menangis untuk KEPEDIHANNYA walaupun DIA CUKUP TEGAR MENGHADAPINYA.
Ketika kamu tertarik pada orang lain TAPI SETIA BERSAMANYA.
CINTA ADALAH PENGORBANAN.
Mencintai berarti MEMBERI DIRI.
AWAL DARI CINTA ADALAH MEMBIARKANNYA MENJADI DIRI SENDIRI. BUKAN MENGUBAHNYA MENJADI KECOCOKKAN. KARENA JIKA KITA MENCINTAI DENGAN ALASAN COCOK. MAKA YANG QTA CINTAI ADALAH PANTULAN DIRI SENDIRI DALAM DIRINYA.
Maka tak punya hak untukmu bilang I LOVE U karna pada hakikatnya itu adalah I LOVE ME.

Apa definisi cintamu sdh bnr?
Jika kalian tanyakan padaq maka jwbnq adalah iya.
AQ MELEWATI FASE SUKA,NAFSU, KESEPIAN,DAN KASIHAN.
Mencapai ke TAHAP MENCINTAI. bukan dalam defenisi KOMITMEN..... KESESUAIAN DAN KOMPROMI...
karena Aq menerimanya meski sebagian org blg KESALAHANNYA TIDAK TERMAAFKAN.
Sebagian orang bilang ini adalah sebuah kebodohan.....

Seluruh KESETIAAN ku beri untuknya meski Ada yg jauh lebih sempurna darinya.
Aq juga melewati Tahap memaksakan KECOCOKKAN karna nyatax dy di luar standar COCOKQ. dan yg terpenting adalah aq sudah memberikan HATI,HIDUP DAN MATIq untUkx.
Itulah CINTA yang aku punya buatmu....

kamu bilang itu hanya sebuah ketenangan....... rasa nyaman..... yang terlalu aku besar-besarkan....

apakah pernah kamu menyadari....... musik akan indah jika melodi tercipta dengan nada yang sesuai....

menyentuh saat dibawakan dengan indah.......

perjalanan yang panjang untuk sampai ke tahap itu....... tahap dimana AKU MENERIMA SEUTUHNYA.......


DAN AKU TIDAK MENGAJARI HATIKU UNTUK ITU....... kunci yang menurut hatiku itu sesuai ada dalam melodi mu.............


dan tidak setiap kita dapat mersakan hal itu......