Kamis, 07 Juli 2011

Terima kasih tuhan, meski saya tidak lahir sebagai interista.. engkau membesarkan saya di jalan Interisti… terima kasih.


Terima kasih Tuhan, sang Maha Pembolak balik Hati… menganugrahkan saya cinta yang indah…
Memberikan saya rasa cinta kepada sebuah klub yang banyak sekali memberi hal positif dalam hidup saya. Kasih sayang yang Tuhan beri dan menakdirkan saya menjadi seorang interista. Saya mencintai klub ini dari tahun 1995… namun marah jika klub ini diejek, sedih jika klub ini kalah.. adalah tragedi 1998. Membuat saya memilih mencintai klub ini… dan sejak saat itu.. 1NTER ADALAH SOULMATE SAYA.
Banyak sekali berkah yang saya terima karena mencintai klub ini… belajar arti kesetiaan yang diajarkan bergomi dan zanetti (Dua orang idola saya sepanjang saya cinta inter).  Belajar arti bermain bersih dan rapi.. belajar arti kekeluargaan… dan masih banyak lagi.
Karena Inter saya bertemu teman-teman yang hebat… yang hangat dan menyenangkan. Membuat saya memiliki keluarga dari berbagai macam propinsi. Menjadi satu dalam biru hitam… banyak sekali alasan saya bangga menjadi bagian dari klub ini….
Hari ini saya bertambah lagi alasan saya mencintai klub ini… terima kasih kepada  koordinator wilayah ICI JOGJA.. mas ridho zeni arif karena memposting hal luar biasa, menunjukkan bahwa klub ini bukan klub murahan.. klub ini bukan klub arogan… 1NTER dari awal berdiri Cuma ingin bermain bola dengan cara menyenangkan… dan menegaskan bahwa siapa saja bisa bermain bola… PIALA…. GELAR JUARA…. Hanya bonus dari semua… tragedi 1949 yang akan saya rangkum sendiri dalam bab berbeda….
“Para fans yang pada waktu itu (1948-49) saat terjadinya tragedi superga menerima dengan tabah keputusan sang presiden, kecintaan terhadap klub Kasih Sayang, Kejujuran dan Keiklasan lebih penting dari pada sebuah juara, dan para fans pada masa dekade itu  dan sekarang  tidak pernah menuntut scudetto tersebut seperti apa yang kita dengar saat sekarang ini.
BAGI KAMI SEMUA KEJUJURAN… KERJA KERAS…. KESETIAN DAN KEKLUARGAAN DIATAS SEGALANYA. Dan karena alasan itulah… betapa kami dibenci… tidak hanya di ITALI… namun di sini pun para merdanista seoalh bersatu untuk membenci kami… yah… apapun kata mereka saya bangga menjadi bagian dari ICI JOGJA dan 1NTER.

Terima kasih tuhan, meski saya tidak lahir sebagai interista.. engkau membesarkan saya di jalan Interisti… terima kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar