Senin, 04 Juli 2011

Permata-permata kecil

Dear Az-zahra,
Malam jum'at tadi, saya dan henna makan di tempat yang biasa kita makan oseng-oseng di klebengan. Lagi asyik-asyik makan.. datanglah pengamen-pengamen cilik... muka-muka lugu.. namun tidak bisa dibilang lucu... menyanyikan lagu dari d' bagindaz empat mata.
miris rasanya melihat mereka... akhirnya qta berinisiatif untuk membelikan mereka minum... sambil menunggu pesannan minuman mereka jadi mengobrol lah kita... banyak hal. Mulai dari apakah mereka bersekolah atau tidak. Mereka tidur dimana, bagaimana mereka makan. That was so sad... coz that was make me remain the thing that i won't remember but i can't forget. Mereka tidur di pelataran toko mirota, jika cukup beruntung di masjid, padahal jogja akhir-akhir ini jika malam menjelang dinginnya luar biasa. Aq saja yang tidur dengan menggunakan selimut, jaket dan kaos kaki masih merasa dingin.Bagaimana mungkin mereka bisa tidur dengan baju setipis itu. Yah Tuhan ... gak bisa kubayangkan. KEMANA INI PEMERINTAH... YANG MENYATAKAN BAHWA FAKIR MISKIN DAN ANAK TERLANTAR DIPELIHARA NEGARA.
that is so suck.... cuma OMDO..... mereka malah lebih memilih memperkaya diri mereka sendiri dibandingkan dengan membagi harta yang dititpkan kepada mereka.
Tau gak zahra... saya jadi memikirkan banyak hal.. dan semoga bisa terealisasikan ingin membangun rumah singgah dan sekolah singgah. agar memiliki banyak anak di dunia ini.Menjadi orang tua, selama nya bagi mereka.
Semangat mereka... senyum malu-malu mereka saat ditanya, membekas dalam ingatan. zahra kamu tentu tau apa doaku tiap malam. Aq takut meminta pengampunan atas itu. Namun semoga sedikit mengurangi... aq ingin menjadi orang tua yang baik bukan bagi anak-anak dari darahku sendiri namun bagi anak-anak yang mampu aq lindungi. Az- zahra... sampaikan pada Tuhan.. dan semoga akan di dengarkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar